Blog Dream of Love berisikan tentang Cinta, Informasi, Artikel keluarga dan Berita aktual terkini

Our Love Story Begin On November 2009


Waktu santai ini, aku mau posting sebuah tulisan ungkapan hati orang yang jadi pendamping hidupku, yang memberi aku inspirasi dengan cinta dan kasih sayang yang tulus dan ikhlas. Tulisan ini  yang aku simpan  selama 2 tahun. Tulisan ini dipersembahkan my lovely husband waktu pertama kali dia mengungkapkan cintanya padaku. 



Kisah Cinta ku…


Sesaat aku membuka tirai jendela kamarku di derasnya hujan dimalam ini, 
aku pernah bercerita dengan malam berbintang, 
aku ingin menikmati hari hari ini bukan dengan anganku, 
karna aku mengeliat akan kekuranganku disana sini, 
makanya aku menanam mawar putih sebagai mahkota hatiku.

Lalu aku membuka satu persatu memory dalam bathinku, 
dan kutemukan cerita tentang rinduku pada sang mawar putih, 
aku menuliskanya dengan segenap perasaan, dan dalam diary biruku, 
aku menulis segala rasaku kepadanya…

Begini isinya :

My white Rose, aku senang banget, ternyata mulai saat ini aku telah memiliki kamu, padahal dulunya itu cuma mimpi bisa miliki wanita seperti kamu, selama kenal denganmu selalu saja kubuang jauh jauh rasa itu, karena aku takut, aku ngga bisa memiliki kamu dan kembali aku kecewa seperti dulu dulunya, makanya aku diam, aku ngga berharap lebih, walaupun sekedar bisa jadi teman dekatmu, aku senang, aku bahagia, asal bisa bersamamu, karna kesederhanaanmu telah mencuri hatiku, dan karena sikapmu akupun terpaku. 

Bahkan ketika aku menyembunyikan tangisku saat kamu bercerita tentang masa lalumu dengan orang lain, dan semakin tertanam kalau aku memang bukanlah untukmu, dan aku pun ngga mau memberi harapan yang lebih disaat kamu kecewa, disaat kamu merasa di sia siakan, aku tahu aku punya kesempatan yang besar saat itu, tapi aku masih aja takut, takut untuk memiliki kamu, takut kalau aku ngga bisa memiliki kamu, karena sejujurnya bisa memiliki kamu adalah keindahan bagi aku, tetap saja aku takut…. Dan aku lebih baik berdiam diri disisimu, menjadi pendampingmu, asalkan aku bisa bersamamu, tak peduli kamu punya pacar atau tidak saat itu, aku pasti akan selalu bahagia, karena aku selalu disisimu.

Dan disaat kamu berkata tentang kedekatan kita, masih saja aku takut untuk memiliki kamu, karna hatiku selalu saja berkata, Ya Allah benarkah dia akan menjadi milikku, aku takut akan kehilangan dia, aku ngga ingin jauh darinya, seperti aku yang jauh dari masa laluku itu……dan saat itu pula aku menjawab… “jadilah orang yang terbaik untukku dan untuk mu” karena aku masih merasa “adalah mimpi untuk memilikimu…”

Denganmu aku bisa bermimpi, menata masa depan, dan kamu pun terhanyut didalamnya, akhirnya kita rangkai bersama bintang bintang ini, kita jadikan mimpi yang akan kita bawa menjadi kenyataan, mimpi kita sederhana, namun itu indah, karena kita akan melalui perjuangan yang berat untuk mencapainya, dan itulah yang indah, menggapai mimpi dengan saling bergandengan tangan denganmu sampai akhir hayatku.

Sejujurnya dari hatiku yang terdalam…… aku ingin sekali menjagamu disana, membahagiakanmu, dan aku juga ingin dimiliki olehmu, seperti sebuah benda kesayangan, yang selalu kamu jaga agar dia tetap tentram dan bersih dari kotoran…. Karena sejujurnya kehilanganmu adalah mimpi burukku.

karena bagiku, memiliki kamu bukanlah disaat aku menjadi pacarmu, memiliki kamu bukanlah disaat aku menjadi temanmu, hingga akhirnya hatiku dan hatimu telah terikat bersatu, yang telah mengikatku denganmu, dan tak sabar rasanya aku ingin disaat orang tua kita saling bersalaman dan berpelukan, untuk saling memiliki….

Disitulah aku belajar, tentang arti saling memiliki, disitulah aku menyadari kalau aku bukanlah orang bebas seperti dulu lagi, aku adalah seseorang yang telah dimiliki oleh seseorang, bukan hanya karena dari hati saja, tapi lebih dari itu, kita terikat, dan kita punya tanda ikatan itu.

Ah…. aku bahagia ketika aku bisa terikat denganmu, bisa memilikimu walaupun belum sepenuhnya, jadi aku ngga perlu lagi sembunyikan hasratku kalau aku sangat takut kehilangan kamu, jadi aku ngga perlu lagi sembunyikan wajahku, kalau aku sangat khawatir padamu, aku ngga perlu lagi sembunyikan sedihku, disaat kamu sedang dekat dengan seseorang….

Dan kamu tahu…? Mencintai orang diam diam itu pedihnya ngga akan terlupakan, disaat kamu merasa ingin memiliki seseorang tapi kamu ngga mampu, dan semenjak ini, aku terbebas dari rasa itu semua.

Seperti lagu Adrian Martadinata “ Ajari Aku”…. Secara tidak langsung Allah SWT telah mengajarkan aku tentang Arti sebuah cinta suci melalui kasihmu yang tulus. Terima kasih atas cintamu sayangku, Aku begitu merindukanmu, merindukan bahtera yang akan kita arungi bersama dalam suka dan duka….

Cinta kita
14 November 2009




                                                              My Beloved Husband:











Sumber: My Husband poem "Arnes Arviantos"

12 comments:

  1. Kunjungan hampir subuh
    Hmmm so sweet mbaaak

    ReplyDelete
  2. @rizki_ris: thanks sist..

    @Fazri: Aamiin Ya Robbal Alamin. Thanks ya friend..:)

    ReplyDelete
  3. eheeeeem mba amore lg CLBK ma suaminya hihihi...jd iri...:D

    ReplyDelete
  4. 14 Nopember ? wah sama dengan tanggal lahir saya tuch.

    ReplyDelete
  5. Wiiih... membaca tulisan sang suami seperti sang pujangga. Pantesan bikin klepek² hehehe... :)

    Semoga sist dan suami menjadi pasangan yang sakinah, mawaddah, warohmah serta bertahan sampai akhir hayat nanti.

    ReplyDelete
  6. @ Megi Tristisan : tgl lahirnya tgl 14 November ya, berarti hari bersejarah kita sama dong.

    @ arie5758: Aamiin Ya Robbal Alamin. Trimakasih doanya ya sobat. Semoga kebaikan dan keberkahan mengiringi keluarga mas Arie juga.

    ReplyDelete
  7. wah best story ya mbak,
    semoga bahagia selalu...

    ReplyDelete
  8. wah semoga menjadi cinta yang abadi yah..
    dan sampai ke jenjang pernikahan..

    ReplyDelete
  9. memang cinta tidak bisa di angap enteng ea gara2cinta orang bisa stres

    ReplyDelete