Blog Dream of Love berisikan tentang Cinta, Informasi, Artikel keluarga dan Berita aktual terkini

Tentang Pernikahan Suci

Pernikahan adalah sesuatu hal yang sakral dalam hidup seseorang. Tidak mudah memang untuk mengambil keputusan untuk melangkah ke jenjang ini. Meskipun hubungan Anda dan pasangan Anda sudah berjalan lama, bertahun-tahun, itu juga tidak menjamin Anda siap untuk memutuskannya. Karena kehidupan dalam pernikahan memang berbeda saat masih berpacaran. Banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum melangkah ke jenjang ini, salah satunya adalah kesamaan pandangan. Dengan menikah, seharusnya jalinan cinta kasih akan tumbuh semakin kuat dan menimbulkan perasaan yang tenang dan nyaman, bukan malah sebaliknya. Nah, ini sangat erat hubungannya dengan alasan Anda untuk menikah, sudah tepat atau belum.

Terima Dia Apa Adanya
Tidak dipungkiri, materi memang diperlukan, tetapi janganlah Anda mengambil keputusan besar untuk menikah hanya karena dia bergelimang harta. Harta bisa pergi kapan saja, dan begitu pula dengan cinta yang didasari karena harta akan cepat pudar dan hilang apabila harta dan uang itu sudah tak ada. Cintailah Dia dengan tulus dan terima dia apa adanya, karena cinta sejati akan tetap tinggal di hati dan menjaga cinta Anda berdua, meski Dia bukan orang yang bisa memanjakan Anda dengan harta dan uangnya.

Bahagiakan Anda disampingnya?
Tuntutan orang tua memang sering menjadikan alasan kita untuk mengambil keputusan untuk menikah. Misalnya, karena orangtua sudah sering sakit-sakitan dan mereka ingin segera melihat Anda hidup bahagia, berkeluarga dan mereka ingin menimang cucu. Namun, disini Anda lah yang akan menjalani kehidupan selanjutnya, jangan terburu-buru mengambil keputusan bila Anda belum merasa bahwa Dia bisa membuat Anda bahagia.

Cinta Atau Simpati?
Cinta berbeda dengan Simpati. Keduanya memang hampir mirip, yaitu ungkapan perasaan suka atau senang kepada seseorang. Tetapi Cinta bukan sekedar ungkapan rasa suka atau senang, cinta perlu diuji dalam keadaan suka maupun duka. Sedangkan Simpati dan kagum biasanya tidak tahan uji dan tidak akan bertahan lama.

Fisik Atau Hati yang Anda lihat?
Kecantikan atau ketampanan terkadang menjadi motivasi seseorang untuk memilihnya sebagai pendamping hidupnya. Namun Anda perlu berpikir kembali, bagaimana jika kecantikan atau ketampanan itu sudah hilang, apakah Anda akan tetap mencintainya dan menerima Dia apa adanya?Tidak ada gunanya mecintai seseorang yang tampan atau cantik tetapi sering menyakiti hati kita. Pilihlah pasangan hidup yang cantik atau tampan hatinya, Ia akan tetap setia dan mencintai Anda meskipun Anda tidak secantik atau setampan dulu.

Seks hanya Sebagai Bumbu penyedap
Mungkin ini adalah alasan yang paling tidak masuk akal untuk mengambil keputusan untuk menikah. Tidak dipungkiri memang dalam suatu hubungan, seks itu penting untuk menjaga keharmonisan suatu hubungan. Namun, jangan jadikan seks sebagai menu utama dalam pernikahan karena sebenarnya ia hanya bertindak sebagai pelengkap.

Pasti Tiba Waktunya
Tak usah pedulikan anggapan orang bahwa tidak lazim di usia kepala tiga belum menikah. Biarkan saja orang-orang di sekitar Anda sudah berumah tangga dan memiliki anak, tapi Anda akan tetap bersabar hingga Tuhan menuntun orang yang tepat untuk Anda. Dan percayalah, Tuhan telah mempersiapkan orang yang terbaik untuk Anda.

Kasih atau kasihan?
Rasa Kasihan biasa ada di dalam hati manusia. Tetapi hindari alasan ini yang mendasari Anda menganggukan kepala ketika si Dia mengajak Anda menikah. Salah satu dasar pernikahan yang sehat adalah adanya rasa kasih yang tulus, bukan rasa kasihan.

Jangan Karena Si Mantan
Anda baru saja putus dengan seseorang, tidak berapa lama, Si mantan sudah menemukan pengganti Anda dan bahkan sudah berencana menikah. Jangan hanya karena Anda tidak mau terlihat kalah, maka Anda menerima pinangan dari orang pertama yang mengajak Anda menikah. Jangan Permainkan masa depan hidup Anda sendiri hanya gara-gara dendam. Menunjukkan bahwa hidup Anda tetap berputar dengan indah meski tanpa Dia akan lebih baik dan Anda juga memiliki kesempatan untuk menunjukkan pada si Dia bahwa Anda siap menerima orang lain yang jauh lebih baik darinya.

Abaikan Target Anda
Ada sebagian orang yang masih menargetkan akan menikah di usia tertentu. Namun, pada usia yang Anda tentukan ternyata belum juga menemukan pendamping hidup Anda. Jangan khawatir, tetap berpikir dan bersikap positif, dan jalani hubungan Anda dengan pasangan Anda sekarang sambil menjajaki dan menetapkan rencana ke jenjang yang lebih serius.

JANGAN MENIKAH KARENA HAL-HAL INI:

Harta
Tidak ada gunanya hidup bergelimangan harta tanpa cinta. Harta dapat datang dan pergi setiap saat. “Cinta” yang sesat dan sesaat dapat diperoleh setiap saat, tapi cinta yang sejati tidak dapat dibeli dengan harta.

Perasaan Asmara
Rasa tertarik, simpati, naksir, yang merupakan asmara yang sering disalahartikan sebagai cinta. Asmara itu bukan cinta. Asmara dapat cepat berubah oleh rupa, harta, tempat dan keadaan. Asmara itu buta, tidak tahan lama dan tidak tahan uji. Cinta perlu diuji dalam suka dan duka dengan mata terbuka.

Rupa Saja
Kecantikan yang diluar memang indah, tapi dapat luntur termakan umur. Utamakanlah kecantikan yang di dalam.

Rasa Iba
lba (rasa kasihan) memang baik dan harus ada dalam hidup kita, tapi tidak boleh menjadi dasar pernikahan. Kasihan dapat habis, tapi kasih tidak berkesudahan. Dasar pernikahan adalah kasih, bukan kasihan..

Untuk Kepuasan Sex Saja
Memang sex suci dan penting dalam hubungan suami - istri, namun tidak boleh menjadi tujuan utama dari pernikahan. Sex hanyalah salah satu bagian dari pernikahan. Orang yang hanya mengejar kenikmatan sex akan kecewa dan terjerat oleh kesusahan yang diciptakannya sendiri.

Paksaan Keluarga
Seorang anak harus patuh kepada keluarga, namun tidak boleh menyerah dalam hal nikah, kalau mereka memang salah dan anda benar. Berdoalah dan berikanlah penjelasan kepada mereka, jangan dengan kekerasan.

Desakan Usia
Bila usia sudah menjelang senja dan rekan - rekan sudah berpasangan, orang akan mulai gelisah (terutama pada wanita). Banyak orang akhimya “asal tabrak dan sikat.”Hindarilah tindakan tersebut. Sabarlah dan yakinilah bahwa Tuhan sudah menyediakan yang terbaik untuk anda. Jangan takut kehabisan jatah dan kadaluarsa.

Untuk Membalas Jasa
Orang yang telah berbuat baik perlu dibalas, tapi jangan dengan pernikahan.




Referensi: Dari Berbagai Sumber ( Weddingku)

30 comments:

  1. Jodoh ada di tangan Allah, namun Allah tidak pernah memberi tahu siapa yang menjadi jodoh kita. Apakah orang yg pertama, kedua atau kesekian yg menjadi pacar kita? Apakah orang yg kita nikahi adalah jodoh kita? Bagaimana setelah menikah kemudian bercerai? Apakah yg menikah hingga akhir hayat itu adalah jodoh? Tapi butuh waktu berapa lama utk kita yakin bahwa calon kita adalah pasangan sampai ajal menjemput?

    Memang pernikahan adalah sebuah komitmen antara seorang pria dan wanita untuk tujuan ibadah. Yang diungkapkan diatas bisa menjadi alasan seseorang untuk memutuskan menikah atau tidak. Sekali lagi semua tergantung keputusan untuk memilih dan berkomitmen antar keduanya. Karena kita tidak pernah tahu.... Siapa jodoh kita...

    ReplyDelete
  2. Kalo memang jodoh kita, tentu kita akan lebih cinta pada pasangan setalah kita menikah hehehe...

    Postingan yang sangat bermanfaat sobat.

    ReplyDelete
  3. hahayyy... koment di bawah abang arie nih saya... :)... saya setuju dengan bang arie.. jodoh rahasia Allah tuk hambanya dan setiap apa2 yg ditentukan oleh takdir adalah yg terbaik untuk kita...
    sip post mbak...

    ReplyDelete
  4. saya sangat terinspirasi dengan topik pernikahan diatas mbak... jodoh dan segalanya hanya tuhan yg mengatur... salam hangat

    ReplyDelete
  5. menerima apa adanya
    saling percaya dan setia
    tulus mencinta
    aku siap pastinya

    hehehe :)

    ReplyDelete
  6. Wah dah lama gak Jalan2 lagi neh :D wkwkkwkw.
    Dah lama gak baca2 artikel blog mu :P Nice

    Iya neh :D Udah sibuk Ujian2 neh :D Maklum anak sekola an :D..

    Semangat terus . Di tunggu artikel bagus lainnya :D

    ReplyDelete
  7. koq gak foto wedding ku aja yg di pajang mba' yu :D

    ReplyDelete
  8. Menikah? memang hal yang paling syakral dari semua hal yang pernah ada

    ReplyDelete
  9. Saya setuju banget dengan artikelnya, menikah itu bukan hal yang sembarangan kita putuskan begitu saja tapi harus dipikirkan matang agar tidak terjadi suatu hal yang tidak kita inginkan (perceraian), sungguh sulit menemukan seseorang yang menginginkan kita karena cinta adanya, tapi kita harus tetap yakin kita pasti ketemu jodoh kita karena yang di atas sudah menentukannya...nice share sobat inges (cantik)

    ReplyDelete
  10. Memang kita juga tidak tahu apa yang kita lakukan hari esok, apalagi kalau soal jodoh hanya ALLAH lah, yang mampu dan pantas untuk melihat semua yang kita lakukan baik itu pun jodoh, dan dalam hal ini jika sudah menikah bukan hanya untuk permainan habis2 cerai bukan hanya seperti orang pcaran saja, tetapi juga harus punya komitmen, mengerti satu sama lain, segala kekurangan, dan yakin bisa lewati semua dengan pasangan anda.

    happy blogging mba :)

    ReplyDelete
  11. Hmm...komen nya sudah lengkap...postingannya juga lengkap memberikan arahan buat mereka yang belum menikah dan akan menikah...sangat bermanfaat

    salam sehat selalu dan salam sukses

    ReplyDelete
  12. Keluarga Sakinah, Mawaddah warohmah memang idaman setiap pasangan yang telah menikah. Bagi yang belum menikah, jangan takut menikah, karena menikah adalah ibadah.

    ReplyDelete
  13. Wah mantab, menikah adalah panggilan ibadah agar orang terhindar dari zinah dan fitnah..

    Saya belum terlalu mengerti tentang menikah..

    ReplyDelete
  14. semoga dapat jodoh yang suci
    cinta tulus dari hati
    dan setia jadi suami istri....

    ReplyDelete
  15. Aduuh.. Post mbak kaya'x akhir" ini ttg NIKAH trus yah hehe..

    Jodoh memang ditangan Allah tpi Allah tak akan mengantarkan jodoh itu utk dtg pada kita, tpi kta jga harus mncarinya dan memilih mn yg tepat utk jdi pasangan kta.. Saat kita menemukn org yg tepat dan pernikahan kta Sakinah mka disitulah kta dijadikan sbg Jodoh..

    Jodoh terbagi 3 :
    Jodoh karena Setan
    Jodoh karena Jin, dan
    Jodoh Karena Allah

    Berhati-hatilah memilih jodoh :)

    ReplyDelete
  16. Nikah aja belum, tp pgen c :) hehe

    ReplyDelete
  17. Trm ksh infonya, slam kenal..

    ReplyDelete
  18. Info yang bermanfaat mba buat yang belum nikah dan sedang menjalani proses berumah tangga,hehe.. Mudah-mudahan senantiasa menjadi itibar bagi semua..

    ReplyDelete
  19. makasih artikelnya,, berguna banget buat saya hehehe buat bekel :D

    ReplyDelete
  20. seandainya saja semua orang di dunia ini memahami dan menerapkan tulisan mbak, pasti akan sangat tentram dan perceraian itu gak akan ada

    ReplyDelete
  21. hadir bawa bingkisan kecil buat sobat, kalo sudi silakan diboyong, sekalian baca artikelnya, mantabss :D

    ReplyDelete
  22. pernikahan itu indah dan salah satu wujud ibadah dalam niat menyempurnakan tuntunan agama :)

    ReplyDelete
  23. nice share sist....

    saya mau menikah nantinya... karena untuk ibadah...

    ReplyDelete
  24. semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawahdah, warahmah.. hehe

    ka' sweethy amore, saya mohon bantuan follow nya yach :D widget follower saya error, jd harus mulai dari awal lagi

    ReplyDelete
  25. kayaknya sulit yach mencari pasangan yang canti rupanya dan juga cantik hatinya....

    ReplyDelete
  26. yg cantik biasa nya selalu jelex hatinya mah....

    ReplyDelete
  27. harta,kecantikan, ketampanan tidak akan abadi..
    tidak ada manusia yang sempurna, menerima pasangan apa adanya dan saling mengerti dan melengkapi itulah yang seharusnya dilakukan..

    Jika ingin mendapatkan jodoh yang baik, tentu kita harus menjadi orang yang baik pula.

    artikel yang bagus..

    ReplyDelete